Sabtu, 23 Agustus 2014

jangan merasa sendiri

Pernah merasa kesepian didunia ??? Merasa hampa dan sendirian??? Siapa sih orang yang gak ada perasaan seperti itu???
Terus kalo kayak gitu enaknya ngapain???
  atau    

Namanya manusia, pasti ada perasaan sensitifnya. "Kok gak ada yang perhatikan saya??" " kok gak ada yang telp atau datang kerumah saya??" "kok....kok....kok..........."

Biasanya disaat- saat momen seperti itu saya ambil waktu untuk mengingat-ingat lagi apa yang sudah saya perbuat selama ini, apa yang harus saya robah, apa yang harus saya lakukan, dll.

Memang perlu juga kok kita ambil waktu sejenak untuk intropeksi diri, bisa sambil dengerin lagu-lagu kesukaan kita. Kalau perasaan itu masih saja ada, ya terpaksa pergi kerumah teman.  Kalau sudah dengar cerita teman pasti kita mengerti kenapa kita merasa kesepian. Hidup dijaman sekarang kayaknya makin tambah susah saja, ada saja keluh kesah ibu-ibu ya. Kalau bukan masalah rumah tangga, ya masalah anak-anak, atau masalah keuangan, makanya banyak ibu-ibu tidak punya waktu untuk keluar sekedar santai sebentar. Kalaupun ada  pastilah itu ibu-ibu sosialita aja kali ya????  

Gak seperti waktu kita bujangan dulu, pasti waktu kita banyak dipakai untuk have fun dengan teman-teman walaupun hanya sebentar tapi bisa tiap hari dilakukan. 

Tapi buat ibu-ibu gak perlu dibuat jadi masalah besar, solusinya banyak kok untuk mengusir kesepian itu. Apalagi saya sebagai perantau, tidak ada keluarga dan saudara disini. Kegiatan saya untuk mengusir sepi ya seperti ini, bikin blog, cari-cari resep masakan di internet dan coba sendiri dirumah, berkebun. Kalau kita sibukkan diri kita dengan kegiatan seperti itu khan pastinya gak berasa waktu terus berjalan sampe kita merasa lelah sendiri dan terhibur juga jadinya. Bagi ibu-ibu yang punya kegiatan yang sama seperti saya pasti merasakan hal yang sama.

Isilah waktu dengan sebaik mungkin, dan usahakan untuk selalu berpikir positif pastilah kita akan merasakan manfaatnya nanti.   









Kamis, 21 Agustus 2014

My lovely Kids

Gak tau kenapa aku merasa ada ketakutan kalau melihat anak- anakku. Mungkin karena banyak media yang memberitakan kasus pelecehan seksual terhadap anak, adalagi kasus pembunuhan yang dilakukan anak-anak. Juga kasus penculikan anak. Ngeri bukan?

Kita juga sebagai orang tua pernah merasakan masa kanak-kanak.  Pokoknya kalau lagi kumpul dengan teman-teman, atau sedang asyik main dengan teman-teman pasti lupa waktu untuk belajar / ngerjain PR, juga lupa peringatan ortu kekita.  Pasti deh kena hukuman, kalo kita langgar perintah ortu.

Aku selalu pesan kepada kedua anakku untuk hati-hati, untuk tidak lupa berdoa sebelum pergi main supaya Tuhan selalu jaga mereka. Aku juga selalu ingatkan mereka apa aja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Anak-anak selalu mudah lupa, jadi hampir tiap hari saya selalu ingatkan mereka.


Aku berusaha untuk bisa jadi teman untuk kedua anakku, berusaha untuk tau curahan hati mereka, berusaha untuk bisa mengerti mereka. Aku berusaha untuk bisa jadi ibu yang terbaik bagi mereka, walaupun terkadang aku suka over protektif
Yang aku inginkan dari mereka adalah mereka bisa menjadi pribadi yang kuat, menjadi manusia yang berguna untuk bangsa ini, dan bisa menjadi inspirasi. 





Selasa, 19 Agustus 2014

durian medan

Aku pernah ke Medan, tapi dah lama bingitz. Malah sempat beberapa kali kesana, gak pernah tau kalo disana terkenal dengan duriannya. Palingan yang aku tau teri medan, bika ambon, sirup markisa, terong belanda, tapi gak pernah diajak makan durian.

Aku tau kalo durian medan itu enak malah dari cerita orang-orang yang pernah mencicip durian, juga pernah nonton di salah satu acara di TV. 
Sabtu malam kemarin aku, suami dan kedua anakku berkunjung ketempat abang sepupu di denpasar.

Kebetulan abang dan istrinya baru beberapa bulan buka warung makan khas medan. Eh ternyata mereka jual durian medan, sudah dikemas ditoples kecil dan besar. 

Tau khan apa reaksiku waktu lihat durian tersedia diatas meja???
Langsung aku makan dong, tapi aku malu mau habisin itu durian ( kebetulan dikasih satu toples kecil, tapi lumayan banyak isinya ). Rasanya gak mengecewakan, semuanya enak dan manis.
Coba kalo kita beli dipinggir jalan ( kalo musim durian ), satu buah durian belum tentu manis semua khan???


Akhirnya aku beli satu toples besar buat dimakan dirumah. Tau gak, habisnya baru tadi siang loh.
Isinya banyak bingit, dan semuanya manis. Jadi kalo makan sedikit aja sudah kenyang dibikin.
Hmmm durian medan, jadi bikin aku ketagihan. 


Senin, 14 Juli 2014

pernikahan yang seutuhnya

Sedih ya kalau dengar gosip artis banyak yang cerai ?? Orang biasapun ( selain artis ) juga banyak yang kawin-cerai.  Orang menikah itu gak semudah orang pacaran, kalau sudah gak suka ya diputusin aja....gampang banget gak perlu pake orang ketiga seperti orang menikah harus getok palu dulu baru sah dengan status janda/duda.

Ingat banget waktu dulu pacaran, kayaknya semuanya indah, gak ketemu sehari aja kayak setahun hehe.
Sampai suatu hari sempat disakiti dengan orang yang aku sayangi tiba-tiba terbersit untuk ogah menikah.
Iya....malas banget mikirin pernikahan, kalau pacaran aja sempat disakiti apalagi menikah. Tapi itulah dunia, ternyata Tuhan sudah membuat manusia hidup berpasangan dan harus berpasangan. Di rumah aja kita bisa sering ribut dengan kakak/adik sendiri, apalagi serumah dengan orang lain yang sudah menjadi pasangan hidup kita. Karena setiap manusia mempunya karakter/sifat yang berbeda-beda, disinilah kita ditantang untuk mau menerima kelebihan dan kekurangan orang lain.

Banyak yang bisa kita pelajari dari sekitar kita, kenapa si A kok bisa bertahan sampai kakek nenek tapi si B baru menikah setahun sudah cerai. Hmmm, aku belajar banyak dari sikap mama. Bersyukur rumah tangga  kedua orang tuaku bisa bertahan sampe kakek nenek, walaupun banyak masalah/kerikil-kerikil tajam dalam rumah tangga mereka. Aku sangat bangga dengan sikap mama yang kuat dan sabar, bisa menerima pribadi bapakku yang sangat keras. Gak ada kdrt loh, cuma omongannya dan sikapnya aja yang gak romantis gitu deh.

Mungkin kebanyakan perempuan bisa bertahan dalam rumah tangganya, ya karena sifatnya yang penyabar dan mau menerima pasangan apa adanya, semuanya dilakukan demi anak-anak. Aku juga bangga dengan sikap om aku yang super sabar menghadapi sikap istrinya yang suka selingkuh. Hatinya pasti sangat pedih, sakit, tapi sikap kebapakannya itulah yang membuat istrinya sadar dan sangat menyesal dengan perbuatannya. Mungkin secara manusiawi sangat berat menerima keadaan seperti itu, tapi melihat anak-anak sangat membutuhkan kehadiran atau keutuhan kedua orang tua dalam hidup mereka, jadi luluh.

Aku hanya bisa berdoa untuk keutuhan rumah tanggaku. Aku serahkan semuanya pada Tuhan YME. Tuhan pasti punya rencana indah untuk kita semua. Amiin.

  

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *